INVESTIGASI TANAH SAMARINDA

  1. TES TANAH & INVESTIGASI STRUKTUR
    • Sondir (Cone Penetration Test) : Pengujian CPT/sondir merupakan pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan perlawanan geser tanah serta untuk mengetahui kedalaman lapiran tanah keras.

    • Bor Dalam (Standard Penetration Test) : Pemboran ini dilaksanakan dengan sistem rotari Drilling. Di dalam pengeboran dilaksanakan juga pengambilan contoh tanah asli (undisturbed sample) maupun contoh tanah terganggu (disturbed sample). Pengambilan contoh tanah ini untuk pengujian di laboratorium, untuk mendapatkan sifat-sifat fisik dan teknis dari tanah.

    • Tes PIT : Tes PIT digunakan untuk mendapatkan contoh tidak terganggu (undisturbed sample) untuk pengujian di laboratorium. Selain itu juga digunakan untuk pengujian pembebanan secara berangsur angsur untuk dapat mensimulasikan suatu pondasi.
    • Coring Sampling : Adalah pengambilan contoh tanah undisturbed sample untuk pengujian di laboratorium. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik tanah. Dari hasil pengujian ini kemudian dapat dipergunakan untuk menghitung struktur pondasi.
    • Hand boring : Pengujian ini bertujuan untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pengambilan contoh tanah asli untuk pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui nilai sifat sifat tekhnis dari tanah.
    • CBR : Tujuan utama dari uji CBR adalah mengetahui kekuatan mekanik jalan sub base dan sub grade. Dari hasil uji CBR ini kemudian bisa ditentukan apakah tanah perlu perbaikan atau tidak.
    • DCP (Dynamic Cone Penetrometer) : Pengujian DCP bertujuan untuk mencari nilai CBR tanah pada lokasi proyek. Pengujian ini berupa alat sederhana dengan indikator ukur dan beban tumbuk di atasnya.

    • Sand Cone : Tes Sand cone pada tanah dilakukan untuk menentukan kepadatan di tempat dari lapisan tanah atau perkerasan yang telah dipadatkan.

    • Soil tes di laboratorium (berat jenis, kadar air, spesific gravity, Analisa saringan, Atterberg limit, kuat geser tanah, konsolidasi) Pengujian di laboratorium bertujuan untuk menentukan sifat sifat fisik tanah. Pengujian ini adalah tindak lanjut dari pengangambilan sample di lapangan pada saat SPT.
    • Topografi : Kami juga melayani jasa pengukuran topografi untuk menentukan elevasi dan luas area daerah kajian. Out put dari hasil pengukuran ini berupa peta topografi (kontur), cross section dan long section.

        

    • Core Dril : Core drill adalah pekerjaan pengeboran untuk mengetahui ketebalan lapisan baik beton, aspal, agregat dll. Pengujian ini biasanya dilakukan pada perkerasan kau dan perkerasan lentur untuk mengetahui tebal lapisan terpasang
    • Hammer Test : Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton di lapangan. Bisa berupa gedung ( kolom, balok, plat, sloof, ring balk dll) ataupun rigid pavement dll.

  2. PERENCANAN ARSITEKTUR DAN STRUKTUR SIPIL
    • Perencanaan gedung masjid Muhammad Cheng Ho Samarinda

    • Perencanaan hotel senyiur utomo

    • Perencanaan jembatan lamaru tritip

  3. MANAJEMEN KONSTRUKSI
    • Pekerjaan pembangunan jalan pendekat Mahulu – Mahkota 2
    • Pengawasan pekerjaan rehab kantor pos Balikpapan
    • Pengawasan pekerjaan kantor pos Samarinda
    • Pengawasan pekerjaan kantor pos Loa Janan
    • Pengawasan Pekerjaan kantor pos Manunggal Jaya, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published.

2 + 4 =